• Asmaul Husna

  • Meta

  • Prof. Dr. Joko Sutrisno, M.T.

    Image and video hosting by TinyPic Please sharing to me about mathematic....
  • Kumpulan Arsip

  • Pengunjung

    free counters
  • My Blog Polling

  • Times

  • My Image

    Image and video hosting by TinyPic Image and video hosting by TinyPic Image and video hosting by TinyPic Image and video hosting by TinyPic Image and video hosting by TinyPic Image and video hosting by TinyPic Image and video hosting by TinyPic Image and video hosting by TinyPic Image and video hosting by TinyPic Image and video hosting by TinyPic Image and video hosting by TinyPic

DIKLAT ASESOR PENILAIAN KINERJA GURU

Dalam rangka menyongsong diberlakukannya penilaian kinerja guru yang hasil penilaiannya digunakan untuk perhitungan angka kredit bagi guru untuk kenaikan pangkat pada 1 januari 2013, sosialisasi diklat asesor penilaian kinerja guru angkatan I dilaksanakan di Hotel Sahid Yogyakarta dengan peserta pengawas, kepala sekolah, dan guru baik dari jenjang SD, SMP, maupun SMA serta SMK.
Lulus dari diklat ini, maka akan ikut mensosialisasikan di daerah melalui KKG dan MGMP juga sekolahnya masing-masing. Dengan harapan pada saatnya nanti berlaku maka antara penilai dan yang dinilai sama-sama tahu indikator dari penilaian tersebut, sehingga hasilnya benar-benar memuaskan kedua pihak. Harapan yang lebih besar bahwa sikap dan perilaku keprofesian dari para guru akan memberikan efek positif dan memuaskan bagi konsumen pendidikan karena terlayani secara profesioal.
Semoga……semangat.

NB: hasil diklat berupa modul tentang PK Guru dapat saudara unduh di bagian download.

Hasil Uji Kompetensi Awal 2012 DIY

Bagi bapak/Ibu yang menginginkan pengumuman hasil Uji Kompetensi Awal 2012 propinsi DIY, monggo di klik langsung aja

Nilai TO Matematika Depag untuk MA Al-I’tisham

Kagem bapak Drs. Basuki, M.Pd

Assalamu’alaikum…..

Meniko 1. nilai TO Matematika paket A MKKS, nilai paket B, lan 2.nilai TO Matematika Depag untuk MA Al-I’tisham sampun saged pun unduh, gek pun klik mawon

Wassalamu’alaikum…

BIODATA PEMBERKASAN SERTIFIKASI 2012

Bagi Bapak Ibu Guru yang menginginkan blanko Biodata Pemberkasan Sertifikasi 2012 beserta sampulnya (resmi downloadan dari Disdik Kab Gunungkidul) berikut saya sampaikan semoga dapat membantu Bapak Ibu dan saya do’akan semoga sertifikasi Bapak Ibu lancar dan berbarokah, amin
Silakan klik tautan di bawah ini.
1. Biodata
2. Sampul berkas

hormat saya

direktur

Untuk Om Git di Malinau Kaltim

Om Git, ini mobilnya Pakde Yanto yang telah dibaliknama, kajenge mboten nembak KTP terus

UJIAN NASIONAL (UN) SMA TAHUN PELAJARAN 2011-2012

Para pembaca yang budiman berikut saya sajikan beberapa hal penting tentang Ujian Nasional (UN) 2011-2012, dengan harapan dapat membantu dan berguna bagi calon peserta Ujian Nasional tahun 2012, termasuk bagi para stakeholder (pemangku kepentingan). Diantaranya adalah:
A.Peraturan-peraturan:
1. Permen nomor 59 tahun 2011 tentang UN
2.POS UJIAN NASIONAL 2012 SMP/SMA/SMK
3. Presentasi sosialisasi UN 2012

B.Kisi-kisi (SKL) Ujian Nasional SMA/MA 2011-2012:
1.SKL Matematika SMA/MA IPA
2.SKL Matematika SMA/MA IPS
3.SKL Bahasa Inggris SMA/MA IPA/IPS
4. SKL Bahasa Indonesia SMA/MA IPA/IPS
5. SKL Geografi SMA/MA IPS UN 2012
6. SKL Sosiologi
7. SKL Ekonomi
8. SKL Biologi
9. SKL Kimia
10. SKL Fisika

C. KISI-KISI (SKL) UN SMP:
1. SKL Matematika SMP UN 2012
2. SKL Bahasa Inggris SMP UN 2012
3. SKL Bahasa Indonesia SMP UN 2012

Mengapa Manusia Membutuhkan Pendidikan?

Written by Munir Yusuf on April 12, 2011 — 4 Comments
Mengapa manusia membutuhkan pendidikan? Jika merujuk pada definisi yang dipahami, maka kebutuhan manusia akan pendidikan merupakan sebuah kebutuhan primer. Herbert Spencer, seperti dikutip dari Jumransyah, mengemukakan bahwa pendidikan adalah mempersiapkan manusia untuk hidup sempurna.[1]
Kebutuhan manusia terhadap pendidikan merupakan kebutuhan asasi dalam rangka mempersiapkan setiap insan sampai pada suatu tingkat di mana mereka mampu menunjukkan kemandirian yang bertanggung jawab, baik terhadap dirinya maupun terhadap lingkungannya. Dalam konteks ini, pendidikan melatih manusia untuk memiliki tingkat penyesuaian diri yang baik dalam berinteraksi dengan lingkungan (baik dengan sesama manusia maupun dengan lingkungan alam). Prof.John S.Brubacher, mengemukakan: bahwa pendidikan dapat diartikan sebagai suatu proses penyesuaian diri secara timbal balik dari seseorang dengan manusia lainnya dan dengan lingkungannya.[2]
Dari ungkapan Brubacher tadi, jelas bahwa dengan adanya penyesuaian-penyesuaian tersebut akan membawa manusia kepada terbentuknya suatu kemampuan dan peningkatan kapasitas individual yang secara perlahan menunjukkan adanya perubahan-perubahan. Dalam konteks pendidikan, perubahan-perubahan tersebut merupakan proses yang terjadi pada potensi yang telah ada, untuk selanjutnya menjadi nyata, berkembang dan menjadi lebih baik.
Sejalan dengan pendapat di atas, M.J.Adler, mengemukakan bahwa pendidikan pada manusia bertujuan untuk melatih dan membiasakan manusia sehingga potensi, bakat dan kemampuannya menjadi lebih sempurna.[3] Ini menggambarkan bahwa manusia membutuhkan pendidikan untuk menjadikan manusia lebih baik, lebih maju dan lebih sempurna.
Berbagai pendapat yang mengemukakan kebutuhan manusia akan pendidikan yang telah dikemukakan di atas, bermuara pada satu pandangan bahwa melalui pendidikan, manusia membuktikan diri sebagai makhluk yang paling sempurna, dari sebelumnya hanya memiliki potensi (yang belum memiliki arti apa-apa), tetapi dengan pendidikan mereka berkembang menjadi lebih sempurna dan terus menyempurnakan diri. Firman Allah dalam QS. An-Nahl: 78
Terjemahnya:
Dan Allah mengeluarkan kamu dari perut ibumu dalam keadaan tidak mengetahui sesuatupun, dan dia memberi kamu pendengaran, penglihatan dan hati, agar kamu bersyukur.
Firman Allah Swt., di atas menggambarkan keadaan manusia yang belum tahu apa-apa (karena hanya memiliki potensi), tetapi dengan belajar dari mendengar, belajar dari mengalami, belajar dari apa yang mereka lihat, dan dengan menggunakan kekuatan akal, pikiran dan hati, manusia kemudian menjadi paham, mengerti dan memahami. Pendidikan menjadikan semua potensi manusia berkembang dengan baik.
Dengan itu pula bahwa untuk mendapatkan makna dari suatu proses pendidikan maka belajar yang baik adalah menghadirkan diri secara fisik (badani) dan seluruh potensi yang ia miliki (hati, akal, pikiran) sehingga belajar memang usaha keras tentang bagaimana mengerahkan semua potensi yang ada pada setiap individu agar individu tersebut menjadi sempurna (akhlaqul karimah).
________________________________________
[1]Jumransyah dan Abdul Malik KA., Pendidikan Islam, Menggali “tradisi” Mengukuhkan Eksistensi,cet.1, (Malang: UIN-Malang Press, 2007), h.12
[2] John S.Brubacher, Modern Philosophies of Education, 4th edition (New Delhi, Tata Mc Grow Hill Publishing Company Ltd., 1981), h. 371
[3] Jumramsyah, op.cit., h.14

Pembahasan Soal Matematika SMA Unas 2011

Yang tertarik dan membutuhkan, silakan manfaatkan untuk mendukung persiapan UN kaliyan semua, dan semoga meraih kesuksesan dengan gemilang pada UN 2012, amin. Berikut saya sajikan pembahasan soal UNAS tahun 2011:
1. pembahasan Matematika IPA 2011
2. pembahasan Matematika IPS 2011

Selamat dan sukses selalu

Joko Sutrisno, M.T.

BAHAYA AMBISI TERHADAP HARTA DAN KEHORMATAN

Imam Ibnu Rajab Rahimahullah (736-795) [1]

Segala puji bagi rabb alam semesta, shalawat dan salam semoga Allah limpahkan kepada nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam, keluarganya dan para shahabatnya sampai hari kiamat.

Dari Ka’ab bin Malik Al-Anshari Radhiyallahu ‘anhu dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, bahwasanya beliau bersabda:

مَا ذِئْبَانِ جَائِعَانِ أُرْسِلاَ فِي غَنَمٍ بِأَفْسَدَ لَهَا مِنْ حِرْصِ الْمَرْءِ عَلَى الْمَالِ وَالشَّرَفِ لِدِينِهِ

“Dua ekor serigala yang lapar kemudian dilepas, menuju seekor kambing, (maka kerusakan yang terjadi pada kambing itu) tidak lebih besar dibandingkan dengan kerusakan pada agama seseorang yang ditimbulkan akibat ambisi terhadap harta dan kehormatan”. [2]

Hadit ini berisi permisalan yang sangat agung, yaitu Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam mencontohkan kerusakan pada dien seorang muslim dengan sebab ambisi terhadap harta dan kehormatan di dunia. Hadits ini mengisyaratkan bahwa orang yang berambisi terhadap harta dan kehormatan (dunia) tidak akan selamat dari keutuhan keislamannya, kecuali sedikit orang yang selamat.

Permisalan yang agung ini mencakup peringatan keras dari bahaya ambisi terhadap harta dan kehormatan di dunia.

Adapun ambisi terhadap harta terbagi menjadi dua macam, yaitu:

Pertama : Sangat cinta terhadap harta, dan memforsir diri serta berlebih-lebihan dalam mencarinya meskipun dengan jalan yang halal.
Walaupun akibat yang timbul dari ambisi terhadap harta hanyalah tersia-sianya waktu dalam hidup ini, padahal memungkinkan bagi manusia untuk memanfaatkan waktu tersebut agar mencapai kedudukan yang tinggi dan kenikmatan yang abadi disisi Allah Subhanahu wa Ta’ala, cukuplah hal tersebut sebagai celaan terhadap perbuatan ambisi terhadap harta.

Kedua : Disamping yang pertama, dia mencari harta dari jalan-jalan yang haram dan menahan hak-hak yang wajib ia berikan kepada orang lain. Allah berfirman:

وَمَن يُوقَ شُحَّ نَفْسِهِ فَأُوْلَئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ

“Dan barangsiapa yang dipelihara dari kekikiran dirinya, maka mereka itulah orang-orang yang beruntung” [at-Taghaabun: 16]

Dalam Sunan Abu Daud dari Abdullah bin Amru Radhiyallahu ‘anhu dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam.
:
إِيَّاكُمْ وَالشُّحَّ فَإِنَّمَا هَلَكَ مَنْ كَانَ قَبْلَكُمْ بِالشُّحِّ أَمَرَهُمْ بِالْبُخْلِ فَبَخِلُوا وَأَمَرَهُمْ بِالْقَطِيعَةِ فَقَطَعُوا وَأَمَرَهُمْ بِالْفُجُورِ فَفَجَرُوا

“Hati-hatilah kalian terhadap As-syuhh (kikir), sesungguhnya orang-orang sebelum kalian telah binasa karena disebabkan oleh As-syuhh (kikir). As-syuhh (kikir) itu mengajak mereka untuk bakhil, maka mereka berbuat bakhil; ia itu mengajak memutuskan tali silaturrahmi, maka mereka memutuskan tali silaturrahmi; dan ia itu mengajak mereka untuk berdosa, maka mereka berbuat dosa.” [3]

Dan di dalam Shahih Muslim (4/1996, no. 56/2578) dari Jabir Radhiyallahu ‘anhu dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, bahwasanya beliau bersabda:

اتَّقُوا الشُّحَّ فَإِنَّ الشُّحَّ أَهْلَكَ مَنْ كَانَ قَبْلَكُمْ حَمَلَهُمْ عَلَى أَنْ سَفَكُوا دِمَاءَهُمْ وَاسْتَحَلُّوا مَحَارِمَهُمْ

“Hindarilah As-syuhh (kikir) sesungguhnya as-syuhh itu menyebabkan kebinasaan kepada orang-orang sebelum kalian, as-syuh itu membawa mereka untuk menumpahkan darah dan menghalalkan apa-apa yang dilarang oleh Allah buat mereka”.

Hakekat as-syuhh itu adalah kecenderungan jiwa kepada apa-apa yang diharamkan oleh Allah, dan tidak puasnya seseorang dari apa-apa yang dihalalkan oleh Allah, baik berupa harta, hubungan sexual dan selainnya, kemudian setelah itu dia melapaui batas dengan melakukan perbuatan yang dilarang oleh Allah.

Al-Bukhlu (pelit) itu adalah menahan diri dari mengeluarkan harta yang dimilikinya. Adapun as-syuh itu adalah mengambil sesuatu yang bukan miliknya secara zhalim dan permusuhan, baik berupa harta ataupun selainnya. Tetapi terkadang kata as-syuh juga dipakai dengan makna al-bukhlu, dan sebaliknya, tetapi pada dasarnya ada perbedaan antara keduanya sebagaimana telah kami sebutkan.

Adapun ambisi seseorang terhadap kehormatan maka hal itu lebih membinasakan daripada ambisi terhadap harta. Sesungguhnya mencari kehormatan dunia, ketinggian dan mengejar pangkat dan jabatan karena senang menjadi pemimpin orang banyak dan melakukan kesombongan di dunia, maka hal itu lebih berbahaya bagi seseorang dibandingkan dengan bahaya yang ditimbulkan akibat ambisi seseorang untuk mengejar harta, bahkan seseorang tidak segan-segan untuk mengeluarkan hartanya demi mencapai kekuasaan dan kepemimpinan atas manusia serta mendapatkan kehormatan di dunia. Baca selebihnya »

Buat Remidiwan-Remidiwati SMA N 1 Karangmojo

Buat para remidiwan-remidiwati tak usah kecewa teruslah berjuang dengan semangat membara, karena kegagalan adalah kegagalan buat kalian. Namun semua tetap harus diperbaiki sebagaimana mestinya. Berikut saya sajikan soal remidi khusus buat kelas X-E, X-F, dan XII IPA 1-3:
1. soal remidi kelas XE dan XF.
2. soal remidi kelas XII IPA1-3

Perhatian: Jawaban ditulis pada kertas folio bergaris, dikumpulkan Rabu, 14 Desember 2011 maksimal pukul 12.00 WIB di meja guru.

Guru Pembimbing

Joko Sutrisno

Antara Sholat dan Prestasi

Sholat adalah salah satu bentuk ibadah yang paling vital dan utama setelah seseorang mengikrarkan syahadat atau berada di dalam Islam. Sholat menjadi tumpuan bagi seluruh aktivitas ibadah umat muslim. Sholat juga memegang kendali yang sangat kuat terhadap seluruh aspek kehidupan seorang muslim. Dan percaya atau tidak percaya, ternyata sholat pun memiliki peranan yang sangat penting dalam meningkatkan prestasi seorang muslim.

Sebelumnya, perlu kami sampaikan bahwa prestasi yang dimaksud dalam Islam bukanlah sebatas prestasi akademis yang ditunjukkan oleh nilai atau nominal tertulis saja. Prestasi di dalam Islam adalah kualitas kehidupan yang dijalani oleh seseorang, yang mencakup cara hidup dan hasil dari aktivitas kehidupannya tersebut. Namun, prestasi tersebut pun kemudian juga dapat memompa nilai akademis dalam bentuk nominal tertulis, maupun nilai-nilai kepribadian yang tidak tertulis, misalnya budi pekerti dan akhlak orang tersebut.

Coba kita renungkan sejenak firman Allah swt berikut:

“Bacalah apa yang Telah diwahyukan kepadamu, yaitu al-Kitab (Alquran) dan dirikanlah shalat. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan- perbuatan) keji dan mungkar. Sesungguhnya mengingat Allah (shalat) adalah lebih besar (keutamaannya dari ibadah-ibadah yang lain). Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (QS. Al Ankabut : 45)

Lihatlah betapa sholat memiliki peranan penting dalam aktivitas kehidupan sehari-hari seorang muslim. Baca selebihnya »

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.