• Asmaul Husna

  • Meta

  • Prof. Dr. Joko Sutrisno, M.T.

    Image and video hosting by TinyPic Please sharing to me about mathematic....
  • Kumpulan Arsip

  • Pengunjung

    free counters
  • My Blog Polling

  • Times

  • My Image

    Image and video hosting by TinyPic Image and video hosting by TinyPic Image and video hosting by TinyPic Image and video hosting by TinyPic Image and video hosting by TinyPic Image and video hosting by TinyPic Image and video hosting by TinyPic Image and video hosting by TinyPic Image and video hosting by TinyPic Image and video hosting by TinyPic Image and video hosting by TinyPic

PGRI mana suaramu???

PGRI adalah sekumpulan guru-guru gaek yang notabene mantan-mantan pejuang dan pahlawan tanpa tanda jasa. Guru-guru baru biasanya senang dan merasakan betapa mulianya menjadi guru baru. Mereka mendengarkan, mengetahui, dan membandingkan antara cerita bapak, ibu, atau kakek ataupun juga neneknya dengan kenyataan yang mereka rasakan sendiri. Menurut cerita, para pendahulu berjuang begitu gigih dengan jam terbang yang sungguh-sungguh spektakuler. Bisa dibayangkan mengajar lebih dari 1 atau 2 sekolah dengan jam terbang di atas 10 jam terbang tiap hari, per minggu berapa jam mereka???? Ini sungguh-sungguh terjadi kala itu, karena situasinya kekurangan tenaga guru. Berapa to imbalannya saat itu??? Siapa to yang memikirkan nasib mereka??? PNS kah status mereka??? Mengeluhkah mereka??? Siapa yang menanyakan RPP saat itu??? Adakah yang memperhatikan presensi mereka???

Sekarang bagaimana dengan yang dirasakan guru-guru saat ini??? Tidak akan diragukan lagi bahwa dedikasi guru sekarang ini tetap tinggi dan loyal pada pekerjaan. Semangat berjuang mereka tetap luar biasa, kadang nasib mereka dan anak-anak mereka sampai tidak terpikirkan. Rumah mewah type 21-36 yang mereka kredit ditinggalkan begitu saja tiap hari (pagi uput-uput), rumah mahal yang mereka kontrak tek pernah mereka nikmati (kadang pulang sampai sore sudah kecapekan), dan lain sebagainya…..akan tetapi siapa yang kan percaya??? Kadang teman sendiri saja gak percaya??? Apa yang orang-orang perhatikan pada sosok Guru??? “Cuma status dan liburnya thok” ini yang bikin gemes orang/instansi lain. Empuk eyub kata…pemulung yang kepanasan. Kinerjanya??? Sabar ya para Guru….masih jauh dan berat yang harus kamu perjuangkan demi …..???

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: